Budaya Perilaku Menyimpang Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT)

Makalah IBD Tentang : Budaya Perilaku Menyimpang Lesbian, Gay, Biseksual dan
Transgender (LGBT)




Mata Kuliah  :  Ilmu Budaya Dasar
Dosen : Muhammad Burhan Amin
Topik Makalah

Budaya Perilaku Menyimpang Lesbian, Gay, Biseksual
Dan Transgender (LGBT)
Kelas  :  1-IA25
Tanggal Penyerahan Makalah : 22 April 2016
Tanggal Upload Makalah  :  23 April 2016

 

P E R N Y A T A A N

Dengan ini saya menyatakan bahwa seluruh pekerjaan dalam penyusunan makalah ini saya buat sendiri tanpa meniru atau mengutip dari tim / pihak lain.

Apabila terbukti tidak benar, saya siap menerima konsekuensi untuk mendapat nilai 1/100 untuk mata kuliah ini.

P e n y u s u n


N P M
Nama Lengkap
Tanda Tangan
57415313
Yudha Satria Gunawan



Program Sarjana Teknik Informatika


UNIVERSITAS GUNADARMA



KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan taufik hidayah, serta kekuatan sehingga  dapat menyelesaikan Tugas Makalah  yang berjudul ‘ Budaya Perilaku Menyimpang Lesbian, Gay, Biseksual Dan Transgender (LGBT)’  sesuai dengan tugas yang diberikan dalam mata pelajaran Ilmu Budaya Dasar.
Dalam penyusunan laporan ini saya mendapat bimbingan dan bantuan dari berbagai pihak maka dalam kesempatan ini penulis ingin menyampaikan ucapan terimakasih kepada :
1.      Orang tua serta keluarga yang selalu mendoakan dan memberikan motivasi tiada hentinya.
2.      Bapak Dosen Muhammad Burhan Amien yang telah memberikan ilmunya serta membimbing kami sebagai mahasiswa/i.
3.      Seluruh mahasiswa/i jurusan Teknik Informatika khususnya rekan-rekan kelas 1IA25 yang telah membantu dan memberikan saran
4.     Kepada sumber-sumber yang telah membantu penyusun dalam pembuatan makalah tentang Budaya Perilaku Menyimpang Lesbian, Gay, Biseksual Dan Transgender (LGBT).
Penyusun menyadari dalam pembuatan makalah ini masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, dengan rendah hati, penyusun harapkan kritik dan saran yang membangun  demi kesempurnaan makalah ini. Kritik dan saran kesempurnaan karya tulis ini sangat kami harapkan dan kami terima dengan ikhlas.Akhirnya,  harapan penyusun mudah – mudahan makalah ini dapat bermanfaat bagi kita semua, khususnya bagi penyusun dan umumnya bagi pihak yang terkait.


Penyusun








DAFTAR ISI
                                                                                                                                                     PERNYATAAN ….………………………………………………….................................... i
KATA PENGANTAR ……………………………………………....................................... ii
DAFTAR ISI ……………………………   ………………………..................................... iii

BAB  I     PENDAHULUAN
                1.1 Latar Belakang ………........……………………............................................ 1
                1.2 Tujuan ………………………………...…....................................................... 1
                1.3 Sasaran ………...………………………….................. ....................................2
                
BAB  II     PERMASALAHAN
                2.1 Kekuatan (Strength) ………..………………………........................................ 3
                2.2 Kelemahan (Weaknees) ………………………...……..................................... 3
                2.3 Peluang (Opportunity) …....………………...................................................... 3
                2.4 Tantangan/Hambatan (Threats) …………...................... ...................................3

BAB III    KESIMPULAN DAN REKOMENDASI
                3.1 Kesimpulan ………………………………..…………. ....................................4
                3.2 Rekomendasi …………………………………...…......................................  4 - 5

REFERENSI …………………………………………………….......................................... 6

BAB 1
PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang
Zaman sekarang ini sangat marak sekali kaum homo seksual yang terjadi yang terjadi di dalam masyarakat, baik masyarakat Indonesia maupun masyarakat di luar Indonesia.Di negara Indonesia sendiri para kaum homo seksual telah mencoba untuk membuat legal atau diakuinya hubungan mereka oleh pemerintah, karena mereka menganggap hal tersebut sebagai hak asasi manusia. Selain itu di Indonesia marak pula kasus yang diberi nama LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender). Kasus ini sama dengan kasus homo seksual, yang mana mereka sama-sama memperjuangkan diakuinya keberadaan mereka di masyarakat.
Tentu saja hal tersebut tidak mungkin dapat berjalan dengan  mudah karena hal tersebut tidaklah benar dan mayoritas penduduk Indonesia yang Bergama muslim tentunya melarang akan hal tersebut karena hal tersebut telah dilarang di dalam kitab suci umat Islam yaitu Al-Quran.
Dan dalam jiwa bangsa Indonesia secara keseluruhan sendiri telah melarangnya hal tersebut tercermin dalam hukumyaitu undang-undang perkawianan Indonesia yang telah mengatur dalam pasal 1 undang-undang perkawinan republic Indonesia nomor 1 tahun 1974 yang berbuniy:”perkawinan ialah ikatan lahir batin antara seorang pria dengan seorang wanita sebagai suami istri dengan tujuan membentuk keluarga(rumah tangga)yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa.
Saat ini banyak terjadi kasus mengenai homo seksual tersebut, namun di kemas dalam nama LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender). Oleh karena itu, dalam makalah ini akan membahas mengenai kasus LGBT yang terjadi Indonesia.

1.2  Tujuan
a.    Untuk mengetahui kekuatan dari Budaya perilaku menyimpang LGBT.
b.    Untuk mengetahui kelemahan dari Budaya perilaku menyimpang LGBT.
c.    Untuk mengetahui peluang dari Budaya perilaku menyimpang LGBT.
d.   Untuk mengetahui tantangan dari Budaya perilaku menyimpang LGBT.

1.3  Sasaran
Sasaran yang diperoleh dari makalah ini yaitu agar bisa mengetahui kebutuhan dan hak-hak serta kewajiban apa saja yang harus diketahui oleh masyarakat sebagai makhluk individu dan makhluk sosial, serta agar mengetahui kasus LGBT dalam pandangan masyarakat dan hukum Indonesia.
BAB 2
PERMASALAHAN
Analisis permasalahan Budaya Perilaku Menyimpang Lesbian, Gay, Biseksualdan Transgender (LGBT)dengan memperhatikan dan mempertimbangkan  kondisi lingkungan internal maupun eksternal dilihat dari aspek :
2.1  Kekuatan (Strength)
             a.       Perilaku menyimpangannya LGBT
             b.      Indonesia menentang adanya LGBT karena indonesia negara yang beragama.
             c.       Banyak para tokoh agama yang tidak setuju.
            d.      Adanya hukum yang berlaku.

2.2  Kelemahan (Weakness)
           a.       Wabah penyakit yang diterima oleh kaum LGBT seperti HIV/AIDS.
           b.      Kurang mempelajari ilmu agama.
           c.       Adanya faktor intristik dan faktor lingkungan.
           d.      Bekembangnya teknologi maju yang membuat propaganda kaum LGBT.

2.3  Peluang (Opportunity)
a.    Mengajak para kaum LGBT mempelajari ilmu agama.
b.    Masih banyak para tokoh –tokoh besar di indonesia yang melarang LGBT.
c.    Menjauhi Hal-Hal Yang Merangsang Secara Umum.
d.   Mengoptimalkan kajian-kajian dalam agama.

2.4  Tantangan/Hambatan (Threats)
              a.       Para kaum LGBT selalu di kaitkan dengan HAM.
              b.      Banyaknya pendukung LGBT yang bersimpati di indonesia
              c.      Perkembangan media informasi yang cepat .
              d.      Dampak  negara yang sudah melegalkan LGBT .

BAB III
 KESIMPULAN DAN REKOMENDASI
3.1 Kesimpulan
a.   Kasus adanya LGBT adalah dapat menyebakan wabah penyakit menular seperti HIV/AIDS.
b.   Dalam setiap ajaran agama pun melarang adanya homoseksual.
c.  Dapat membawa keburukan bagi masyarakat.
d. LGBT bukan merupakan kebutuhan dari manusia sebagai makhluk individu dan sosial.

3.2 Rekomendasi                                                                                    
a.    Indonesia menentang adanya LGBT karena indonesia negara yang beragama. Maksudnya adalah setiap agama memiliki ajaran yang baik seperti Dalam Islam, tindakan homoseksual jelas-jelas terlarang. Dalam Al-Qur’an telah dijelaskan pada surat Asy-Syuara [26] ayat 160-168, Al-A’raff [7] ayat 80-84, Al-Ankabut [29] ayat 28-29, Hud [11] ayat 78-80, An-Naml [27] ayat 55.
b.    Wabah penyakit yang diterima oleh kaum LGBT seperti HIV/AIDS. Maksudnya adalah LGBT mendorong pelakunya untuk lebih jauh terjerumus masuk kedalam gangguan kejiwaan yang lebih dahsyat karena abnormalitas yang mereka paksakan untuk diakui masyarakat,  Sehingga pelaku LGBT banyak memiliki masalah dengan  narkoba. Dan kebiasaan ini membuat mereka memiliki reisiko yang lebih tinggi untuk terkena HIV dan AIDS. Beberapa tahun terakhir penelitian ilmiah telah membawa kejelasan dampak potensi yang luar biasa preexposure prophylaxis (PrEP) pada penularan Human Immunodeficiency Virus (HIV) (the promise).
c.    Mengajak para kaum LGBT mempelajari ilmu agama. Maksudnya adalah Memang, agama adalah mekanisme penting untuk mengontrol orientasi seksual ini. Karena agama adalah solusi terbaik  pada orientasi seksual ini, itu dapat digunakan sebagai bentuk dari terapi untuk mencegah perilaku tersebut dan membantu seseorang untuk menjadi lebih spiritual dan semakin mendekatkan diri kepada Allah. Oleh karena itu, konseling yang berbasis keagamaan (yang menggunakan pengajaran agama) yang direkomendaasikan sebagai pendekatan terbaik untuk mengubah kehidupan pelaku LGBT karena telah diuji dan dipercaya.
             d.      Para kaum LGBT selalu di kaitkan dengan HAM. Maksudnya adalah  Di Indonesia misalnya,              para pengusung LGBT ini bersembunyi di balik jubah HAM, mengesankan diri sebagai kaum             yang termarjinalkan; terdikriminasi; tertindas, bahkan merasa telah dirampas haknya atas                     pendidikan dan pekerjaan yang layak.

Referensi :


2.      Substance Abuse and Mental Health Services Administration (SAMHSA). (2012). Top Health Issues for LGBT Populations Information & Resource Kit. Pockville: HHS Publication.




            5.      http://www.abualbanicentre.com/artikel/mengenal-lgbt


EmoticonEmoticon