Mata Kuliah
: Ilmu Budaya
Dasar
Dosen : Muhammad Burhan Amin
Topik Makalah
Budaya Merokok Usia Remaja
Kelas
: 1-IA25
Tanggal Penyerahan Makalah : 13 Mei 2016
Tanggal Upload Makalah
: 14 Mei 2016
P E R N Y A T A A N
Dengan ini saya menyatakan bahwa seluruh pekerjaan
dalam penyusunan makalah ini saya buat sendiri tanpa meniru atau mengutip dari
tim / pihak lain.
Apabila terbukti tidak benar, saya siap menerima konsekuensi untuk mendapat
nilai 1/100 untuk mata kuliah ini.
P
e n y u s u n
N P M
|
Nama Lengkap
|
Tanda Tangan
|
57415313
|
Yudha Satria Gunawan
|
Program
Sarjana Teknik
Informatika
UNIVERSITAS
GUNADARMA
KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang
telah memberikan taufik hidayah, serta kekuatan sehingga dapat menyelesaikan Tugas Makalah yang berjudul
‘ Budaya Merokok di Usia Remaja ’ sesuai dengan
tugas yang diberikan dalam mata pelajaran Ilmu Budaya Dasar.
Karya tulis ini di susun
secara rinci dan terdapat pada sumber-sumber yang dapat dipercaya. Karya tulis
ini juga disampaikan agar setiap masyarakat bisa mencegah dampak merokok di usia dini. Karya tulis ini di kembangkan sedemikian rupa agar
pembaca bisa memahami maksud dari karya tulis ini.
Dalam penyusunan laporan
ini saya mendapat bimbingan dan bantuan dari berbagai pihak maka dalam
kesempatan ini penulis ingin menyampaikan ucapan terimakasih kepada :
1.
Orang tua serta
keluarga yang selalu mendoakan dan memberikan motivasi tiada hentinya.
2.
Bapak Dosen Muhammad
Burhan Amien yang telah memberikan ilmunya serta membimbing kami sebagai
mahasiswa/i.
3.
Seluruh mahasiswa/i
jurusan Teknik Informatika khususnya rekan-rekan kelas 1IA25 yang telah
membantu dan memberikan saran
4. Kepada sumber-sumber yang telah membantu
penyusun dalam pembuatan makalah tentang Budaya Merokok di Usia remaja.
Penyusun menyadari dalam pembuatan makalah ini masih
jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, dengan rendah hati, penyusun harapkan
kritik dan saran yang membangun demi
kesempurnaan makalah ini. Kritik dan saran kesempurnaan karya tulis ini sangat kami harapkan dan kami
terima dengan ikhlas.Akhirnya, harapan penyusun mudah – mudahan makalah ini
dapat bermanfaat bagi kita semua, khususnya bagi penyusun dan umumnya bagi
pihak yang terkait.
Penyusun
DAFTAR ISI
PERNYATAAN ….………………………………………...……………………………… i
KATA PENGANTAR
……………………………………………………………………... ii
DAFTAR ISI ……………………………………………………………………………….
iii
BAB
I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang …………..………………………..………………………...... 1-2
1.2 Tujuan ……………………………………………………………................... 2
1.3
Sasaran …………………………………………………………….................. 2
BAB
II PERMASALAHAN
2.1 Kekuatan (Strength) ………..………………………………………………..... 3
2.2 Kelemahan (Weaknees) ………………………………………………...……. 3-4
2.3 Peluang (Opportunity) ……………………………………………................... 4
2.4 Tantangan/Hambatan (Threats) …………………………………...................... 4
BAB
III KESIMPULAN DAN REKOMENDASI
3.1 Kesimpulan ………………………….……………………………..…………. 5
3.2 Rekomendasi …………………………………………………………...……. 5-6
REFERENSI ………………………………………………………………………………... 7
BAB 1
PENDAHULUAN
1.1
Latar
Belakang
Sangat ironis memang bahwa manusia
sangat memperhatikan keseimbangan alam akibat proses pembakaran bahan bakar
oleh industri yang mengeluarkan polusi tetapi dilain pihak orang-orang dengan
sengaja mengalirkan gas produksi pembakaran rokok ke paru-paru mereka.
Terutama remaja masa kini, masa remaja
merupakan masa dimana seorang individu mengalami peralihan dari satu tahap ke
tahap berikutnya dan mengalami perubahan baik emosi, tubuh, minat pola
perilaku, dan juga panuh dengan masala-masala ( Hurlock 1998 ). Oleh karenanya,
remaja sangat rentah sekali mengalami psikososial, yakni masalah psikis atau
kejiwaan yang timbul sebagai akibat terjadinya perubahan social.
Sebenarnya seorang pelajar belum boleh merokok di kalangan sekolah,
masyarakat atau kalangan yang lainnya. Karena hal ini dapat berdampak buruk
pada kesehatannya, sekolahnya dan lain-lain. Biasanya hal ini di lakukan oleh
para pelajar karena kondisi emosi mereka yang tidak stabil memebuat mereka
melakukan segalah hal untuk melampiaskan esmosinya. Populasi merokok pada usia
dini sangatlah tinggi. Hal ini di sebabakan karena kurangnya penyuluhan tentang
bahaya rokok di kalangan sekolah atau masyarkat, atau mungkin juga kurangnya
kesadaran pada diri mereka sehingga mereka tidak memperhatikan bahayanya dan
juga nanti kedepanya.
Kebiasaan merokok
di Indonesia sangat
memprihatinkan. Setiap saat kita dapat menjumpai masyarakat dari
berbagai usia, termasuk pelajar. Padahal, berbagai penelitian dan kajian yang
telah di lakukan menunjukan bahwa rokok sangat membahayakan kesehatan. Bukan
hanya membahayakan para perokok, asap rokok juga sangat berbahaya apabila di
hirup oleh orang-orang yang berada di sekitarnya ( perokok pasif ). Bahkan
sebagian penelitian menunjukkan bahwa para perokok pasif memiliki resiko
kesehatan lebih tinggi dari pada para prokok itu sendiri. Penyakit-penyakit
mulai dari menderita batuk hingga kanker paru-paru mengancam para perokok aktif
maupun pasif.
Kami menyadari bahwa informasi
tentang bahya rokok bagi kesehatan sangat penting untuk di ketahui oleh
masyarakat luas, khususnya para pelajar. Hal ini yang mendorong kami untuk
menyusun Karya Tulis Ilmiah ini tentang Budaya
Merokok di Usia Remaja. kami berharap,
dengan mengetahui informasi ini para pelajar dapat mengurungkan niatnya untuk
mengonsumsi rokok, atau bahkan berhenti merokok.
1.2
Tujuan
a.
Untuk
mengetahui kekuatan dari Budaya Merokok di Usia Remaja.
b.
Untuk
mengetahui kelemahan dari Budaya Merokok di Usia Remaja.
c.
Untuk
mengetahui peluang dari Budaya Merokok di Usia Remaja.
d.
Untuk
mengetahui tantangan dari Budaya Merokok di Usia Remaja..
1.3 Sasaran
Adapun sasaran dari penulisan makalah ini adalah sebagai pengetahuan bagi pembaca tentang adanya bahaya rokok terhadap kesehatan dan upaya antisipasi untuk terhindar dari bahaya rokok. Dan Untuk mengetahui hal-hal yang berkaitan dengan pengaruh rokok terhadap perkembangan remaja.
BAB 2
PERMASALAHAN
Pengertian rokok, Rokok adalah silinder dari kertas
berukuran panjang antara 70-120 mm dengan diameter 10 mm yang berisi daun-daun
tembakau yang telah di cacah. Rokok dibakar disalah satu ujungnya dan dibiarkan
membara agar asapnya dihirup melalui mulut pada ujung lain. Bahan dasar rokok
adalah tembakau. Tembakau terdiri dsri berbagai bahan kimia yang dapat membuat
seseorang ketagihan, walaupun mereka tidak ingin mencobanya lagi.
Bahan-bahan kimia yang terkandung pada rokok :
·
Nikotin :
menyebabkan kecanduan, merusak jaringan otak, dan dara muda menggumpal.
·
Tar: menyebabkan kerusakan pada sel paru-paru,
meningkatkan produksi dahak atau lendir di paru-paru, dan dapat menyebabkan
kanker paru-paru.
·
Karbon
monoksida: yang dapat mengurangi jumlah oksigen yang dapat di ikat dara, dan
dan mengurangi transportasi dara dalam tubuh.
·
Zat kersinogen:
dapat memicu pertumbuhan sel kanker dalam tubuh.
·
Zat iritan: dapat mengakibatkan batuk, kanker
paru-paru, dan iritasi pada paru-paru.
Analisis permasalahan Budaya Merokok Usia Remaja dengan memperhatikan dan mempertimbangkan kondisi lingkungan internal maupun eksternal dilihat dari aspek :
2.1
Kekuatan
(Strength)
a . Kebiasaan
merokok bukan saja merugikan si perokok, tetapi juga bagi orang di sekitarnya
b. Organisasi
Kesehatan dunia (WHO), setiap satu jam, tembakau rokok membunuh 560 orang diseluruh dunia.
c. Merokok dapat bahaya bagi tubuh yaitu
bisa mengakibatkan kanker, paru-paru, impotensi dan gangguan pada janin.
d. Rokok akan menimbulkan kecanduan kepada pemakainya
2.2
Kelemahan
(Weakness)
a. Kurangnya pengawasan dari orang tua.
b. Banyaknya iklan rokok di tv yang membuat remaja ingin
mencobanya.
c. Dari faktor lingkungan sekitar.
d. Teman
sebaya merokok memungkinan besar teman-temannya juga perokok, dan sebaliknya.
2.3
Peluang
(Opportunity)
a. Remaja sedini mungkin perlu diberi pengetahuan tentang bahaya
merokok bagi kesehatan.
b.
Mebuat sebuah
kegiatan atau melakukan gerakan anti rokok di sekolah-sekolah menengah pertama
hingga atas.
c.
Mebuat sebuah slogan atau kata-kata tentang dampak
buruknya merokok disetiap bungkus rokok .
d.
Mulailah berfikir untuk hidup lebih sehat.
2.4 Tantangan/Hambatan
(Threats)
a. Merokok sangat berbahaya bagi kesehatan.
b. Kebiasaan merokok sudah menjadi rutinitas sehari-hari
c. Perokok remaja biasanya merokok karna faktor ingin
mencoba atau mengikuti trend pada teman sebayanya .
d. Ironisnya
kebiasaan merokok banyak perokok yang sebenarnya menyadari dan mengakui bahwa
rokok akan menimbulkan kanker dalam tubuh.
BAB III
KESIMPULAN DAN REKOMENDASI
3.1 Kesimpulan
a. Merokok sangat berbahaya bagi kesehatan,
Kebiasaan merokok bukan saja merugikan si perokok, tetapi juga bagi orang di
sekitarnya.
b. Kebiasaan merokok
dikalangan remaja amat membahayakan baik ditinjau dari segi pendidikan maupun
kesehatan.
c. Dipandang dari segi ekonomi merupakan pengeluaran anggaran yang tidak
perlu atau memboroskan.
d. Merokok dapat menyebabkan kencenderungan kepada remja
yang dapat menimbulkan ketegantungan .
3.2 Rekomendasi
a. Rokok akan menimbulkan kecanduan kepada pemakainya adalah sebab ada zat adaktif bernama
nikotin dalam jumlah besar di dalam rokok. Nikotin ini mempengaruhi cara kerja otak. Jika remaja
sudah sampai ke taraf candu pada rokok maka remja sudah terkena dampak dari
nikotin. Jika dihentikan secara tiba-tiba maka tubuh akan gelisah, jantung
berdebar-debar dan berbagai gejala tak nyaman.
b.
Kurangnya
pengawasan dari kedua orang tua. Adalah Faktor orangtua dan keluarga Salah satu
temuan tentang remaja perokok adalah bahwa anak-anak muda yang berasal dari
rumah tangga yang tidak bahagia, dimana orang tua tidak begitu memperhatikan
anak-anaknya dan memberikan hukuman fisik yang keras lebih mudah untuk menjadi
perokok dibanding anak-anak muda yang berasal dari lingkungan rumah tangga yang
bahagia Selain itu, anak-anak yang mempunyai orang tua perokok, lebih rentan
untuk terpengaruh dan mencontoh orang tuanya.
c. Remaja
sedini mungkin perlu diberi pengetahuan tentang bahaya merokok bagi kesehatan Melindungi remaja dari bahaya merokok harus dilakukan
dengan terlebih dahulu memahami mengapa remaja memilih untuk merokok Menaggulanginya,
tentu dibutuhkan kebijaksanaan dari orang tua dalam membimbing remaja mereka.
Sikap penuh pengertian yang tidak kaku serta otoriter akan membuat remaja
merasa tidak sedang dikekang dan diatur-atur. Beri informasi tentang bahaya
merokok.
d. Merokok
sangat berbahaya bagi kesehatan. Karena di dalam Rokok mengandung 4000
jenis bahan racun yang berbahaya bagi kesehatan, antara lain yang telah dikenal
baik adalah karbon monoksida (co) yang bisa mematikan, nikotin yang mendorong
pengapuran jantung dan pembuluh darah, tar yang dapat menyumbat dan mengurangi
fungsi saluran nafas dan menyebabkan kanker, serta berbagai racun pada hati,
otak dan pembentuk kanker.
Referensi :
1.
Hurlock, E.B (1998). Perkembangan Anak. Alih
bahasa oleh Soedjarmo & Istiwidayanti. Jakarta:
Erlangga.
2.
Mappiare, A. (1992).
Psikologi Remaja. Surabaya: Usaha Nasional.
3. RizmaSaktyowati,
D.O. (2008). Bahaya Rokok.Depok:


EmoticonEmoticon